SMAIT Thariq Bin Ziyad Kedepankan Akademik dan Keislaman

BEKASI_DAKTACOM : Perkembangan zaman yang semakin berkembang tentu harus dibarengi dengan pendidikan yang bekualitas dan dapat mewujudkan generasi yang berkualitas.
SMAIT Thariq Bin Ziyad hadir untuk mewujudkan pendidikan yang lebih mengutamakan akademik dan keislaman yang mempunyai misi salah satunya melakukan pembinaan IPTEK dan MTQ melalui kegiatan akademik dan ekstrakulikuler.
Wakil Manager Pendidikan LPIT Thariq Bin Ziyad, Nono Ariyadi menjelaskan generasi yang cepat berubah harus disertai dengan keislaman agar kedepanya anak-anak siap untuk menjalani masa yang akan datang.
“Beban kurikulum semakin banyak tantangan, ini kalau tidak didukung sebuah mitra sekolah yang tidak mendidik dan keislaman yang tidak kuat, maka dikhawatirkan anak tidak siap saat menjalani di masa yang akan datang,” ucapnya saat Bincang Pendidikan bersama Radio Dakta, pagi ini Kamis (15/3).
Ia menambahkan di SMAIT Thariq Bin Ziyad melakukan pola-pola pendidikan edukasi dengan nilai-nilai keislaman. “Tidak hanya memberikan arahan atau teori, tapi yang paling penting mendidik agar bisa memberi keteladanan, seperti tampil di depan umum,” tegasnya.
SMAIT Thariq Bin Ziyad membuka kelas standar nasional (SN) dan kelas internasional preparation (IP). Koordinator Internasional Preparation Class, Elma Suryani, mengatakan berdakwah bukan hanya di mimbar, tetapi setiap orang juga bisa jadi Pendakwah. “Misal menjadi Dokter, diharapkan menjadi Dokter yang Pendakwah dan takut kepada Allah, maka di sini kita mengharapkan anak-anak menjadi anak yang sholeh dan cerdas,” katanya.
Anak kelas internasional mendapatkan lebih dari kelas reguler, baik pengembangan akademik dan pengembangan diri serta soft skill dan hard skill. “Perbedaan lainnya juga kelas reguler dan internasional, seperti setiap bulan meraka dapat native speaker, lalu kegiatan soft skill nya melalui inggris came setiap bulan Januari akan mengunjungi pameran yang banyak Universitas luar negerinya,” tuturnya.
Sementara itu menurut Aqil Athallah dan Indah Nirmalasari, salah satu siswa/siswi SMAIT Thariq Bin Ziyad menyampaikan guru pengajar jarang tidak masuk dan selalu on time.
“Enak di Thariq satu kelas hanya 25 siswa, jadi terasa lebih kondusif, dan gurunya lebih bertanggung jawab,” kata Indah.
“Gurunya asik dan tahu saat dimana harus serius dan bercanda, juga on time saat masuk, dan guru selalu masuk, jadi tidak ada jam kosong,” imbuh Aqil.
SMAIT Thariq Bin Ziyad beralamat di Toyogiri Selatan, Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Kode Pos 17515. Telp (021) 82432633. Info lengkap klik http://smaitthariq.sch.id/
Comments are closed.